MENCAMPUR PREMIUM DENGAN PERTAMAX/PERTAMAX PLUS

Pertanyaan ini biasa muncul di benak pemilik kendaraan. Berapa rupiahkah yang dapat dihemat dengan melakukan hal tersebut?

Kita dapat menyelamatkan isi kantong kita dengan melakukan pencampuran dengan perbandingan 60:50. Bagaimana dengan mesin mobil? tak perlu khawatir, hal ini disebabkan karena bahan dasarnya sama (antara Premium dengan Pertamax/Pertamax Plus), perbedaan pada bensin terletak pada rantai molekulnya saja, hal inilah yang menyebabkan terjadinya perbedaan oktan untuk ketiga produk tersebut.
Bagaimanakah nilai oktan Premium dicampurkan dengan Pertamax? hal ini pasti akan menyebabkan nilai oktannya akan turun.

Idealnya, agar nilai oktan tidak terlalu jauh turunnya, sebaiknya premium dan pertamax dicampur dengan perbandingan 50:50 dalam skala perbandingan kuantitas atau literannya, jangan mengambil skala pembelian nominal rupiahnya, ex. Kapasitas tangki bensin kendaraan, misalnya 20 liter, maka isikanlah kendaraan anda dengan 10 liter premium dan ditambahkan dengan 10 liter pertamax. Sebagai info tambahan, janganlah terlalu mempercayai indikator penunjuk volume bensin yang ada pada panel dashbor kendaraan anda, soalnya indikator ini hanyalah di set sebagai penunjuk dan bukan sebagai alat ukur.

Seperti kita ketahui bersama nilai oktan premium adalah 88 dan nilai oktan pertamax adalah 92, maka setelah tercampur, nilai oktan yang akan kita terima adalah 88+92/2=90. Tolenransi oktan ini masihlah dapat diterima oleh kendaraan Premium ataupun Pertamax Plus yang oktannya berada disekisaran 88 –  95.

Mesin dan kantong anda tetap bisa selamat dengan mencampur bensin premium dengan pertamax/pertamax plus.

Advertisements
This entry was posted in SPBU/Gas Station. Bookmark the permalink.